Skip to main content

Paris, 5-13 Mai 2007




Akhirnya menginjakkan kaki juga di kota paling utama untuk tujuan wisata, walaupun bukan untuk wisata. Kalau orang bilang paris itu indah, memang bener. Tapi bwat gwa yg paling utama adalah kenyamanan jalan2 walaupun sendirian. Route Metro nya gampang diikuti, tempat2 wisatanya mudah dicari walaupun kita gak ngerti bahasanya. Salut bwt pemerintah prancis yg bisa mengemas paris sedemikian rupa hingga gampang bwat pendatang.
Jalan2 nya pun nyaman walaupun banyak kotoran anjingnya. Mirip lah sama di indo yg banyak reak berwarna ijo nya hahaha.

Comments

  1. outstanding, as always! C'est magnifique!

    ReplyDelete
  2. halah sayang langitnya berawan......

    ReplyDelete
  3. wah.. liat foto2 ini bikin jadi pingin kesana lagi.. :(

    ReplyDelete
  4. wowww !! baguss benerr....gw jadiin wall paper boleh ya mas..merci :)

    ReplyDelete
  5. kempling kanggo tontonan..............ora mboseni yo kis..................

    ReplyDelete
  6. kayaknya kota Paris lalu lintas gak semwramut jakarta ya kis????kayaknya enak buat jalan2..............

    ReplyDelete
  7. kapan2 aku susul deh kis..............kapan yach???

    ReplyDelete
  8. ngiiiirrrrriiiiii.... kapan gw bisa ketimpringan foto2 disana ya?

    ReplyDelete
  9. distorsi lensa boss... biasa lah problem lensa2 wide

    ReplyDelete
  10. kta hunting di semarang saja dulu... cedak murah lan ning omahe dhewe

    ReplyDelete
  11. sungguh senang bila anda menyukainya

    ReplyDelete
  12. kis, lg milih2 nih.... boleh buat pajangan di rumah gak nih? serius, pengen punya 1 gambar besar, yg vertikal, ukuran 80 x 60 (kira2) untuk salah satu dinding di ruang tamu rumah. serius niy.... (berharap gratis huahaha)

    ReplyDelete
  13. gampang kok caranya tinggal mencet shutter doang

    ReplyDelete
  14. kalo di paris 'awas tahi anjing' di jakarta 'awas bangai tikus' ha h aha

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pelepasan atau Penglepasan?

Liat - liat poto yang diunduh oleh Sdri. Mayah barusan, walaupun belum menjadi polemik tetapi ada beberapa sentilan dari sdr.Tampah dan sdri. Yayi mengenai pemakaian kata Penglepasan yang tampak pada spanduk. Setelah saya cari di Kamus Besar Bahasa Indonesia online, kata penglepasan memang tidak masuk sebagai khasanah kosa kata Bahasa Indonesia. Tidak bisa dipungkiri kata tersebut memang terlanjur banyak dipakai untuk mengekspresikan perbuatan melepas atau berpisah dengan anak didik yang sudah lulus masa sekolahnya. Mengapa bisa sampai terdapat kata Penglepasan padahal menurut kaidah penulisan kata Bahasa Indonesia yang benar pada saat kata dasar dengan awalan huruf L diberi awalan pe seharusnya tidak berubah bentuk? Mari kita lihat arti kata pelepasan dalam KBBI: pe·le·pas·an (n) 1 proses, cara, perbuatan (hal dsb) melepas(kan); 2 pemecatan (dr tugas); 3 dubur; anus; 4 Geo pengurangan atau penghilangan awan, baik secara alami maupun secara buatan; berawal dari arti nomor 3 di ...

BOKIR

Beberapa hari yang lalu saya dapat sms dari seorang teman di Yogya yang berbunyi: "Mas, msh mau golden gak?" Yups Golden Retriever, anjing idaman saya selain Rottweiler. Buru - buru saya kontak orang rumah sekedar diskusi ini itu nya. Tampak nada bergairah dari penghuni rumah walaupun bingung apa jadinya nanti seandainya si Golden ketemu sama Mamet. Akhirnya diputuskan untuk konsultasi sama dokter pribadi mas Mamet, dan mendapat jawaban yang kira - kira begini: "untuk tahun - tahun awal, mereka mungkin akan sering berantem. Tetapi sesudahnya mereka akan baik - baik saja. Yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa Golden itu jenis anjing yang gak bisa kesepian. Dia harus diajak bermain dan harus selalu ditemani. Ada kenyataan bahwa dia  bisa mati kesepian" JLEB! Langsung kebayang tampang melas golden retriever minta diajak jalan - jalan. Sementara kami belum tentu bisa ngajak dia jalan - jalan atau main karena kesibukan masing - masing. Lha wong kami kalo kete...

Kuningan Village #Sketch

Baru ngeh kalo di pedalaman area Kuningan, di belakang Setiabudi Building ada tempat jajan bernama Kuningan Village. Lokasi tepatnya sih deketan sama Rumah Sakit Aini. Saya lihat makanannya lumayan banyak, ada Japanese, Chinese, Western dan tentu saja makanan lokal. Kuningan village ini konsepnya mirip foodcourt di mall - mall gitu, hanya saja dia kemas lebih comfy dengan tempat duduk dan penerangan yang nyaman, ada yg indoor ada pula outdoor sambil menikmati udara sekitar. Meskipun outdoor jangan takut kehujanan, krn letaknya masih di teras. Jujur hari Selasa  kemarin adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di sini, itupun atas usul seorang kolega yang ngajak meeting sambil makan. Kebetulan pas saya datang parkiran penuh, jadi karena sudah ditunggu meeting saya buru-buru menyerahkan mobil ke petugas Valet (kalau tidak salah biayanya 20rb rupiah). Teman yang sudah sampai duluan sudah memesan aneka hidangan dim sum sebagai pembuka buat kami berempat. Dim sum standar seperti...