Skip to main content

Jason Mraz JJF 09





Wake up everyone
How can you sleep at a time like this
Unless the dreamer is the real you
Listen to your voice
The one that tells you to taste past the tip of your tongue
leap and a net will appear


Itulah lirik pertama sebagai pembuka penampilan Jason Mraz tanggal 6 Maret 2009 kemarin di ajang Java Jazz 2009 lalu. Begitu intro "Make It Mine" dimainkan, sontak ribuan penonton yang memadati ruang Exhibition Hall JCC ikut mengalunkan lirik lagu tersebut bersama Jason Mraz. Total ada 11 lagu dimainkan yang kebanyakan diambil dari album terakhir We Sing, We Dance & We Steal Things... Jason dengan gitar akustik andalan dan atribut trademarknya topi, kaos dan celana kasual (bukan jeans seperti biasa) menghentak exhibition hall dan mengajak penonton bernyanyi dan menari mengikuti alunan musiknya selama 1 jam lebih. Gaya slengean adalah ciri khas nya dan mungkin juga sebagai daya tarik tersendiri buat penggemarnya. Dia bukanlah seorang penampil yang mengikuti kaidah baku penguasaan panggung yang harus berpindah pindah ke kiri, tengah dan kanan, tapi meskipun tidak pernah beranjak dari mic nya di tengah panggung, Jason mengajak berkomunikasi dengan penonton melalui caranya sendiri. Seperti pada lagu The Dynamo of Volition, sebelum lagu tersebut dimainkan, Jason meminta penonton untuk melakukan gerakan tangan ke atas tiap kali dia menyebut kalimat "Gimme gimme that high five!" atau tangan bergerak - gerak ke bawah tiap kali dia menyerukan kalimat "Gimme gimme that low dough!" dan bagai tersihir semua penonton melakukan gerakan yang dia minta. Begitulah kira - kira gambaran bagaimana Jason mengajak penonton untuk terlibat dalam konsernya malam itu selama 1 jam pertunjukan.


Pada lagu Lucky, sebagai ganti Colbie Caillat, Jason mengajak berduet seorang penyanyi lokal bersuara maut Dira J. Sugandhi. Walaupun kabarnya Dira yang khusus dikontak oleh pihak JFP untuk membawakan lagu tersebut agak grogi dan sempat kehilangan suara akibat latihan terlalu banyak, namun Lucky bisa dia bawakan dengan sukses. Salut untuk penampilan Dira pada malam itu. Kalo tidak salah Butterfly jadi lagu penutup penampilan dia (CMIIW), dan sebelum lagu terakhir Jason ngasih kenang-kenangan berupa foto dia dan para anggota Band yang langsung dia ambil dengan menggunakan kamera polaroid, dan dia lemparkan ke arah penonton.Walaupun saya tidak kebagian spot di depan panggung namun 1 jam rasanya tidak cukup untuk sebuah penampilan yang berkualitas.


Jason Mraz asal Virginia Amerika Serikat ini adalah penyanyi yang sedang naik daun di Indonesia, dan digemari berbagai kalangan terutama karena album barunya yang menampilkan beberapa single andalan seperti I'm Yours, Make It Mine dan Butterfly yang sering diputar di radio - radio seantero nusantara. Walaupun penampilan dia mayoritas dibanjiri oleh abege - abege yang hapal semua lirik lagu - lagunya diluar kepala, tapi nampak pula kalangan mature (kalo tidak mau dibilang tua) yang hadir malam itu. Pertama kali saya lihat jason Mraz adalah ketika sekitar tahun 2006 sebuah stasiun TV menayangkan klip Geek In The Pink yang menampilkan Jason dengan gaya nylenehnya. Kemudian saya coba beli album Mr. A-Z yang merupakan album ke-2 dia. Terus terang musik nya memang bagus, dengan paduan style pop, jazz dan hip hop, cocok di telinga saya. Alangkah senangnya seandainya Jason Mraz bisa mengadakan konser lagi di Jakarta, apalagi untuk sekarang ini nampaknya dimana - mana lagi demam Jason Mraz!

Comments

  1. hiks..*sesegukandipundakmasjesen*

    ReplyDelete
  2. Good Job...
    Get em up way up high..
    Gimme high five
    gimme that low dough
    gimme that high ten..

    ReplyDelete
  3. lo pasti masuk barisan abege yg apal lirik luar dalem
    good job!

    ReplyDelete
  4. Akhirnya terjawab misteri si "Vokalis Incognito".

    ReplyDelete
  5. mari kita hajar inyonk yg sok tau!

    ReplyDelete
  6. kaya gini nih kelakuannya abegeh..

    ReplyDelete
  7. 100 Kis
    ini setlis seingat saya :
    dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh Mike Mohede

    Make it mine
    Remedy+Wonderwall (lagunya Oasis)
    ----- (gak tau)
    You and I both (ni lagu gw banget *lebay*)
    Lucky
    Bella luna (muantabs nih!)
    Beutifull mess
    The Dynamo of volition (good job!)
    I'm yours (bosen)
    *encore*
    ------- (lupa)
    Butterfly (sis u got it all !!)

    ReplyDelete
  8. Pake lensa apa nih ? mantaaappp

    ReplyDelete
  9. mas kis makasi ya ... aku mau gedein fotonya kang jason 1 buat poster di kamar :)

    *lupa umur mode on*

    ReplyDelete
  10. mantab tks set list nya bro!

    ReplyDelete
  11. lensa 24 - 105mm boss... klo mo daftar fakir lensa dimana ya? pengen dpt bantuan bwt beli 70-200 L IS USM 2.8 nih

    ReplyDelete
  12. suwun kang... nonton rak wingi?

    ReplyDelete
  13. potonya jason cuman 1 yg dijadiin poster... giliran poto gw banyak bener yg lo jadiin poster tit...
    wakakakakakkkk

    ReplyDelete
  14. iya mas kis, soalnya banyak yg musti diusir di rmh akyuh spt: kecoa, nyamuk dan serangga mengganggu lainnya :)

    dududu lalala

    ReplyDelete
  15. padal poster gw bisa bwt ngusir setan juga lho tit... besok kan friday the 13th....

    ReplyDelete
  16. kis nonton jamiroquai gak? 8 april di sentul? lagu2nya keren2 loh .. pasti banyak abegehnya lagi :) *cring*

    ReplyDelete
  17. dhia gak apal liriknya lageh *protes keras* .. dia cuma modal BBnya .. setiap lagu yg dinyanyiin JM langsung buru2 dia browse deh .. serasa karaoke :p

    ReplyDelete
  18. minta boleh foto2nya???tenkiuu....

    ReplyDelete
  19. "tampol inyong pake sepatunya dira...huahahahahahaha"

    kiss..aku save buat dipajang di mp ku yaaa.... thanks a lot...muacchh
    you're the best...you're the best..you're the best..."nyanyi gaya mas jesyen"

    ReplyDelete
  20. Video ini diunggahkan special buat Mas KJD di Bekasi...dengan salam kompak selaluu!!

    ReplyDelete
  21. hehehehe gak tit apalah gw beli tiket harga cetiaw... mending bwt beli susu anak gw

    ReplyDelete
  22. ok en... gimme gimme high ten...

    ReplyDelete
  23. weh sempet ngrekam juga... tks alot mbak pey!
    dhia... high five dan high ten sama2 angkat tangan dgn gerakan yg beda.

    ReplyDelete
  24. Ohh iya yah..
    *tetep kayang..*

    ReplyDelete
  25. Huwaaaaaaaaa Abang Mraz *histeris*

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

An Evening With Sheila Madjid

Lagi enak - enak tidur ngringkel gara - gara dingin akibat hujan seharian tiba - tiba HP gw bunyi, ternyata dari Dik Sheila Majid: "teruk sangat abang ni tidor melulu, adik nak nyanyi ni di senayan. abang datang ya... mmuuaachhh..." buru - buru mandi dan langsung meluncur bareng bageo menuju mulia senayan... reservasi dulu di depan resepsionist, ninggalin nama dan nomor lepon gw sambil nitip pesen ke mbaknya minta tolong kasih tau dik sheila kalo gw dah nyampe. Mbaknya cuman ngangguk - ngangguk, gw pun diem di tempat nunggu reaksi yang lain. Gak berapa lama mbaknya nanya lagi .. "langsung masuk aja mas, nggak usah nunggu sheila disini" "mm... gw gak nunggu sheila disini, tp gw nunggu goodie bag nya" "lah mas jatahnya cuman satu udah diambil temennya tuh" (sambil nunjuk ke arah mas - mas yang ngeliatin gw berdialog sama si mbak) Temen gw yg ditunjuk tadi merasa terlibat dalam dialog, pelan - pelan nyamperin gw... "napa?" "ini mas, m...

JSOP & SBY: Evolusi

Setahun yang lalu Pak SBY mempersembahkan karya komposisinya yang bertajuk Rinduku Padamu , sebuah album dengan tema rasa cinta kepada kekasih, negara dan Tuhan yang dinyanyikan Ebiet G Ade, AB Three, Dea Mirella, hingga Kerispatih dan dikomandani oleh Dharma Oratmangun. Dengan visi musikal yang tajam, Jockie Suryo Prayogo (JSOP) telah berhasil memberi sentuhan baru dari karya-karya presiden RI tersebut ke dalam format reinterpretasi. Judul Evolusi dia pilih atas persetujuan SBY di mana menurutnya evolusi adalah perubahan secara gradual, cenderung empirik dengan proses pergerakan alam secara natural.JSOP menuturkan harapannya akan usaha SBY sebagai pemimpin bangsa bisa secara konsekuen melakukan perubahan bagi bangsa ini, termasuk bidang seni, yaitu terciptanya tatanan hukum yang melindungi kepentingan terwujudnya Kebudayaan Indonesia, yang nantinya akan melindungi harkat dan martabat para seniman. Beberapa musisi ikut berpartisipasi dalam terciptanya album ini di antaranya Idris Sar...

Serba Serbi JJF 2009

Java Jazz Festival 2009 telah usai digelar akhir minggu kemarin (6, 7, 8 Maret) di JCC Senayan dengan meninggalkan beragam kesan yang berkecamuk di hati saya. Overall penyelenggaraan tahun ini saya anggap tidak sukses sama sekali mengingat banyak hal yang seharusnya bisa dilakukan lebih baik dari tahun sebelumnya, tapi kali ini malah menjadi buruk. Berbeda dengan tahun lalu di mana saya bisa menyaksikan banyak sekali performance yang tampil dengan kualitas menonton yang bisa dibanggakan, tahun ini saya tidak bisa mengharapkan kejadian seperti itu lagi karena faktor kondisi. Mau nggak mau harus saya relakan penampilan Ivan Lins dan beberapa penampil yang sudah saya rencanakan untuk nonton. Java Jazz kali ini dimeriahkan oleh Jason Mraz, Brian McKnight, Laura Fygi, Swingout Sister dan banyak lagi. Grup Soil & Pimp asal Jepang menurut saya layak kita acungi jempol atas penampilannya yang memukau dan atraktif. Penampilan gitaris Mike Stern, Peabo Bryson, dan tribute to Luther Vandross...